Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

5. IMPIAN TERINDAH

#Coreaan “Iya kenal yah. Tapi Fara tidak bisa datang karena bulan depan akan sangat sibuk harus ke Jakarta untuk mengurus semua keperluan ke Mesir, dan Fara juga perlu mempelajari Bahasa Arab”. Benar saja dari satu bulan kedepan hingga 6 bulan selanjutnya aku akan sangat sibuk mengurus S2 ku di Mesir dan sebenarnya ini juga salah satu alasanku untuk menghindari pernikahan tersebut. Tak sanggup rasanya jika aku hanya datang menjadi tamu undangan. “Nanti akan ayah kirimkan foto-foto nya ya.” “tidak perlu yah.” Untuk melihat foto mereka bersanding berdua pun rasanya aku tak akan sanggup, lebih baik aku melupakannya dan tahu menahu dari pada aku harus tersakiti nantinya. Aku masuk kekamar, air mata mulai membasahi pipi ku. “Tuhan, selama ini aku selalu berbuat baik, aku ikhlas dengan apa yang telah engkau takdirkan untukku, selama ini juga aku menggagumi seorang laki-laki yang sudah jelas aku tahu bahwa dia sangat cocok untuk menjadi pendampingku, bahwa dia yang aku yakini pasti ak...

4. COBAAN

#Coretan Kamar itu menjadi saksi kajaiban apa yang telah aku rasakan waktu itu. Hati yang dulunya selalu dalam kegelisahan dan mencari ketenangan dengan cara yang salah sekarang menjadi damai bahkan hanya di sebuah kamar tak perlu aku pergi kepantai atau naik gunung untuk mencari kedamaian. Pandangan ku akan dunia yang selama ini menjadi prioritas utama berubah seakan-akan dunia tak jauh berbeda dengan stasiun kereta hanya menunggu giliran maka aku akan pergi dari dunia ini tanpa bisa meminta toleransi walaupun hanya 1 detik. Aku memeluk ibu dengan sangat erat, menangis sejadi-jadinya dan aku meminta maaf kepadanya, dia adalah tiket untuk aku bisa ketempat terbaik tetapi selama ini aku di butakan oleh indahnya keadaan yang aku kira akan bertahan selamanya. Dia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling baik yang pernah ada, bahkan tak ada seorang anak yang mampu membalas semua pengorbanan ibunya. Aku mencoba menjelaskan semua nya kepada ibuku, dan aku meminta maaf kepadanya dan m...

3. PAMIT

#coretan Dia adalah laki-laki yang 7 tahun lalu rela nyebur ke tambak ikan untuk mengambilkan handphone aku, dia adalah laki-laki yang rela naik pohon jeruk walaupun di siang bolong untuk memenuhi permintaan ku, dia laki-laki yang rela turun-naik rumah pohon untuk sekedar menyenangkan ku dan dia adalah laki-laki pertama yang membuat aku menjadi diriku sendiri di depannya. Sekarang dia menjadi laki-laki yang jauh berbeda, jika dulu dia sangat cerewet sekarang dia banyak diam. Jika dulu dia selalu menempel dengan ku sekarang dia bahkan tak berani menatapku. Jika dulu dia selalu mencariku sekarang dia bahkan menghindari ku. Ternyata semua orang memang akan berubah dan selalu berubah. Entah menjadi orang yang menyenangkan ataupun menyebalkan. Aku benar-benar kaget dengan perubahan pada dirinya yang sekarang tidak hanya dari penampilannya yang berubah tetapi caranya berinteraksi dengan orang lain pun berubah. “Kamu Harun kan?” “iya, aku duluan ya. Assalamualaikum” dia beranjak per...