Langsung ke konten utama

POSKO PEMERIKSAAN


Assalamualaikum Sahabat Online ku. 

Aku pengen sedikit cerita, kemarin aku harus keluar Kecamatan karena mau menjenguk keluarga aku yang sedang sakit. Beliau baru saja pulang dari Rumah Sakit. Doakan semoga beliau cepat di berikan kesehatan ya teman-teman. 

Karena aku keluar Kecamatan di saat situasi seperti ini jadi aku harus melewati 2 Posko Pemeriksaan. 
Iya pemeriksaan, cek suhu badan, memperlihatkan KTP,  mencatat data diri, dan menjawab beberapa pertanyaan. 

Alhamdulillah, aku lolos pemeriksaan.

Sadar gk sih sebenernya gk cuman dalam keadaan seperti ini kita harus di periksa terlebih dahulu, biasanya sebelum masuk Mall juga di periksa dulu. Terus kalau mau bepergian menggunakan pesawat terbang juga harus di periksa, kalau mau mengemudi motor atau mobil pun kita harus mempunyai SIM dulu ya kan? 

Contoh kecil nya aja nih kita gk bisa nonton di bioskop kalau kita gk punya tiket, kita juga gk bisa seenaknya beli tiket kalau umur kita belum cukup. Jadi ingat satu kejadian, waktu itu aku mau nonton ketika mau beli tiket mba nya bilang. 
"maaf boleh lihat KTP nya"
Aku mengeluarkan KTP dari tas kecil, terus aku kasih ke mba nya. 
Lalu mba nya bilang
"Maaf, Film ini di khususkan untuk yang berusia 21 Tahun keatas"
Sumpah saat itu malu banget. 
Aku langsung keluar dari antrian, gk peduli lagi sama mba nya dan orang yang di belakang, terserah lah mereka mau ngomong atau berpikir apa. 

Jadi singkatnya kita hidup itu gk bisa seenaknya. Harus ada peraturan dan beberapa "persyaratan"  yang harus kita lakukan. 

Eh ingat ini baru di DUNIA. 
Kalau di AKHIRAT nanti lebih parah lagi dong. 

Di DUNIA jika kita tidak menaati peraturan atau kita gk punya beberapa persyaratan yang seharusnya paling-paling yang menghakimi ya Manusia juga, lah kalau di AKHIR? 

Selama hidup di dunia ya kita jalankan apa yang seharusnya di jalankan dan ingat cari bekal kita sebanyak - banyak nya di dunia ini. 

Tapi balik lagi sih sama kita nya, semua itu adalah pilihan. 
Tempat seperti apa yang kelak di Akhirat yang kita inginkan, kalau kita ingin tempat terbaik atau "Surga" maka kita harus menyiapkan berkas-berkas persyaratan kita dari sekarang. Caranya ya dengan menjalankan semua perintah Nya beserta Sunah Nya dan Menjauhi segala larangan Nya. 

Kalau kita mau tempat yang buruk maka kita juga harus mempersiapkan berkas-berkas persyaratan nya. Caranya dengan melakukan segala kerusakan dan semua yang Dia larang. 

Jadi terganggu pilihan kita. 
Oh iya, jangan menunggu nanti untuk memulai pilihan kita. Karena kita gk tau kapan "giliran"  kita. 

Semoga kita memiliki pilihan-pilihan yang terbaik dalam hidup kita yah. 

See u sahabat Online. 

Terimakasih sudah berkunjung😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAGAIMANA SEHARUSNYA MENCINTAI SESEORANG ?

Part 1 “Bagaimana seharusnya mencintai seseorang ?” Jawaban dari pertanyaan tersebut pasti berbeda dari setiap orang. Ada yang mengatakan kita harus berkorban untuk seseorang yang kita cintai, kita harus membuatnya bahagia, kita harus menjadi diri sendiri, kita boleh menjadi orang lain, kita juga harus mementingkan diri kita, kita boleh tersakiti, tidak apa-apa jika kita yang terluka, mencintai seseorang juga harus rela jika suatu saat dia dengan orang lain.  Dari sekian banyak jawaban dari semua orang lantas bagaimana seharusnya mencintai seseorang menurut saya ? Aku sudah banyak menerima pengalaman mencintai bahkan dicintai selama ini. Rasanya menjawab pertanyaan tersebut hanya dengan 1 pandangan dan 1 pengalam mencintai saja tidak akan cukup, jawaban pertanyaan ini sangat beragam bukan? Bahkan saya juga bingung apa jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan tersebut. Tapi jika saya tetap harus menjawab maka bagaimana seharusnya mencintai seseorang dari saya...

REZEKI SETIAP MANUSIA

Aku sangat ingat hari itu, terbangun di pagi hari dan tiba-tiba terlintas dipikiran “di rumah setiap hari, pengeluaran terus berjalan. Tetapi pemasukan sama sekali tidak ada”. Pada pagi itu juga aku memutuskan untuk berjualan, jualan naget-naget yang digoreng dan pop ice di depan rumah. Pagi itu aku sangat bersemangat. Bangun, mandi dan bersiap-siap membeli bahan-bahan untuk berjualan. Hari pertama, kedua dan ketiga Alhamdulillah berjalan dengan lancer dan cukup rami. Pada hari keempat tetangga aku juga jualan yang sama, awalnya aku biasa aja. Tapi secara sadar atau tidak sadar ini adalah keadaan dimana aku “terancam” kenapa demikian ? bukankah dia adalah saingan ? ketika A adalah sesuatu yang di butuhkan oleh 20 orang dan hanya bisa di dapatkan di aku maka 20 orang tersebut sudah pasti akan datang ke aku, iya kan ? tapi ketika A bisa di dapatkan selain di tempat ku maka 20orang tersebut belum pasti akan ke aku semuakan ? “Apasih gtu aja lebay banget, kan rezeki setiap orang beda...

RAMADHAN YANG BERBEDA

Seperti yang semua orang ketahui ramadhan kali ini akan jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Dari sekian banyak keluhan yang orang lain rasakan aku hanya ingin membahas tentang betapa bersyukurnya aku tahun ini. Setelah beberapa tahun aku tidak bisa menghabiskan waktu ramadhan bersama keluarga, akhirnya tahun ini satu bulan penuh aku akan menghabiskannya dengan keluarga ku. Mungkin ini juga pembelajarn yang dapat kita ambil bahwa kita harus bisa lebih bersyukur dan lebih memberikan waktu berkumpul dengan keluarga tidak hanya mementingkan pekerjaan masing-masing. Jika biasanya aku sahur di kost kostan kadang sendiri atau dengan teman akhirnya tahun ini aku bisa sahur dan berbuka bersama keluarga ku. sholat berjamaah juga salah satu hal yang sangat amat aku rindukan.  Berbicara dengan mereka, bercanda dengan mereka, bahkan memberitahu kesedihan masing-masing adaalah hal yang paling aku sukai. Bisa bersama dengan keluarga akan membuat kita lebih bersyukur dan sadar. ...